Kamis, 10 April 2014

Terapi Kanker Serviks dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Terapi Kanker Serviks

Adapun Jenis-Jenis Terapi Kanker Serviks antara lain:

1. Operasi

Operasi menjadi opsi terapi kanker serviks pertama untuk menghilangkan sel-sel kanker dari tubuh. Operasi yang dilakukan pun berbeda-beda antar satu kasus dan lainnya tergantung stadium kanker dan kondisi pasien. Biopsi kerucut adalah salah satu terapi awal yang dilakukan untuk menghilangkan sebagian dari leher rahim yang terserang kanker. Terdapat pula operasi menggunakan laser untuk mematikan dan menghentikan pembelahan sel.
Pada kanker rahim stadium lanjut, histeroktomi adalah opsi pembedahan yang diambil, yaitu memindahkan uterus dan leher rahim dari tubuh. Efek samping dari tindakan operasi yang diambil berbeda-beda tergantung opsi yang dilakukan dan kondisi pasien.

2. Radiasi sinar X

Terapi berikutnya adalah radiasi sinar X. Terapi ini efektif untuk mematikan sel dan mencegah pembelahannya jika diterapkan pada stadium awal kanker. Pada stadium lanjut, terapi ini memerlukan kombinasi dengan terapi lainnya.
Kemoradiasi menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan harapan hidup pasien. Terapi radiasi memiliki efek samping kelelahan, mual, diare, iritasi kulit dan perubahan atau penghentian siklus menstruasi selama beberapa waktu.

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan terapi yang umum digunakan pada kasus kanker, tak terkecuali kanker rahim. Kemoterapi digunakan agar sel kanker lebih sensitive terhadap radiasi, hingga memudahkan kombinasi terapi yang diberikan untuk mematikan dan menghentikan pembelahan sel, terutama pada kondisi sel kanker yang telah menyebar.
Kemoterapi memiliki efek samping kemandulan, mual, muntah, diare, kerontokan rambut, dan juga menurunnya selera makan. Bersama dengan radiasi, selain diberikan dalam bentuk kombinasi terapi kemoradiasi untuk meningkatkan harapan hidup pasien, terapi ini juga diberikan untuk meredakan gejala dan mengurangi komplikasi pada stadium lanjut.

4. Terapi Lainnya

Selain terapi lewat operasi, penyinaran, dan penggunaan bahan kimia, terdapat pula terapi yang diberikan untuk meredakan gejala, efek samping, dan membuat pasien lebih tenang. Meditasi, yoga, dan aroma terapi membuat pasien menjadi lebih tenang dan mengurangi efek stres yang terjadi pada pasien. Pemijatan ringan yang tidak memberikan tekanan terlalu dalam pada tubuh bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot.
Akupuntur menjadi terapi tambahan untuk meredakan mual, muntah, sakit kepala, dan sakit punggung yang menjadi efek samping dari terapi kanker serviks yang sedang dijalani.

1 komentar: