Rabu, 26 September 2012

ANTIOKSIDAN SEBAGAI PENGOBATAN PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL


Gagal ginjal disertai dengan suatu kondisi yang disebut stress oksidatif. Yaitu suatu kondisi yang disebabkan adanya peningkatan produksi sejenis oksigen reaktif dan adanya kerusakan sistim pertahanan yang bertumpu pada antioksidan. Interfensi terapeutis yang dianjurkan bertujuan untuk mengurangi terjadinya stress oksidatif dalam penanganan gagal ginjal yang kronis dan terdiri dari hal-hal sebagai berikut:

1. Penggunaan biocompatible membranes, ultrapure dialysate serta eliminasi fokus 
    infeksi yang berasal dari dalam ginjal.

2. Hemolipodialysis dan electrolysed reduced water untuk persiapan dialysate

3. Pemberian antioksidan (tocopherol, ascorbic acid = vitamin C, N-acetylcystein, dan 
    glutathione yang tereduksi)

4. Pemberian zat-zat yang mungkin bisa mempengaruhi oksidatif stress secara tidak 
    langsung, misalnya erythropoieitin,dan sodium selenite.

Jadi, selain teknik hemodialysis (cuci darah) yang umum digunakan dalam penanganan pasien gagal ginjal maka sangat diperlukan adanya antioksidan dari luar untuk memperkuat pertahanan tubuh terhadap oksidasi yang berlebihan.

Untuk itu dianjurkan meminum VeMMA Mangosteen Plus yang mengandung antioksidan xanthone, suatu antioksidan yang saat ini paling kuat dibandingkan antioksidan yang telah lama dikenal. VeMMA diekstraksi dari kulit manggis (mangosteen pericarp). Semua kebaikan kulit buah manggis sebagai antioksidan ada pada VeMMA.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar