Migrain
merupakan sakit kepala berdenyut yang menyakitkan dan paling sering
terjadi pada wanita. Sakit kepala tersebut dapat sembuh dan kambuh lagi,
tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa migrain dapat berpotensi
menyebabkan luka pada otak.
Berdasarkan penelitian yang
diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, para peneliti
menemukan bahwa otak wanita penderita migrain dapat mengembangkan lesi
atau luka pada otak. Selama 9 tahun studi, lesi otak tersebut berkembang
lebih cepat daripada lesi pada otak wanita tanpa sakit kepala migrain.
Temuan ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi para penderita migrain,
karena penelitian sebelumnya telah mengaitkan antara jenis lesi otak
tertentu, yang disebut hyperintensities dengan peningkatan risiko stroke
dan demensia.
"Jika Anda menderita migrain, segera ambil
tindakan pencegahan ekstra untuk meminimalkan risiko kesehatan. Anda
dapat memperbaiki gaya hidup untuk mencegah migrain seperti berhenti
merokok, tidur yang cukup, dan meningkatkan aktivitas fisik ," kata
Deborah Friedman, MD, peneliti dari University of Texas Southwestern
Medical Center seperti dilansir prevention, Sabtu (17/11/2012).dikutip
dari :
detikHealth Sabtu, 17/11/2012 11:49 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar