Senin, 11 November 2013

TESTIMONI NP _ PERJUANGAN MELAWAN KANKER PARU

Testimoni NATURALLY PLUS - Proses Perjuangan Melawan Kanker Paru-Paru

17 August 2011 at 13:31
Bapak Matsufuji Mamoru dari Jepang:

26 Januari 2005 (Rabu) Pergi ke dokter di rumah sakit terdekat karena demam.

27 Januari 2005 (Kamis) Bergabung dalam perjalanan penelitian bersama dengan teman (tidak makan siang karena demam dan batuk).

28 Januari 2005 (Jumat) Demam, batuk, & sakit tenggorokan, diinfus di rumah sakit terdekat.

3 Februari 2005 (Kamis) Demam, batuk, & sakit tenggorokan, diinfus di rumah sakit terdekat.

15 Februari 2005 (Selasa) Demam, batuk, sakit tenggorokan, dirontgen sinar-X di rumah sakit terdekat. Didiagnosa:cardiomegaly (jantung membengkak, akibat batuk yang parah), detak jantung yang tidak teratur, air terkumpul di paru-paru.

18 Februari 2005 (Rabu) Kesakitan akibat demam dan batuk, pergi ke rumah sakit terdekat untuk rontgen sinar-X dan CT-Scan. Mendapatkan 'pemberitahuan kanker', terdapat bayangan di paru-paru tersebar dari 4 lokasi ke 7 lokasi. Diberitahukan bahwa operasi jantung dan paru-paru secara bersamaan sangat berbahaya dan sulit, jika dirawat denganbaik pun, kemungkinan tidak akan dapat hidup secara normal.

22 Februari 2005 (Selasa) Pindah ke Rumah Sakit Saiseikai yang lebih modern. Mulai minum Super Lutein dengan serius, dengan dosis 2 kapsul setiap dua jam, waktu malam pun tetap minum Super Lutein, tanpa terputus.

23 Februari 2005 (Rabu) Menemui dokter di Saiseikai Hospital, disuntik cairan radiokontras untuk pemindaian sinar-X dan magnetic resonance imaging (MRI) seluruh badan.

24 Februari 2005 (Kamis) Mengeluarkan sejumlah besar air seni dan tinja lama yang terkumpul di dalam usus (dalam satu malam).

1 Maret 2005 (Selasa) Menemui dokter di Saiseikai Hospital, disuntik cairan radiokontras untuk pemindaian sinar-X dan computed tomography (CT) seluruh badan. Pada waktu malam, merasa demam, batuk dan sakit tenggorokan, sangat menderita, hampir tidak dapat bernafas. Kepala seolah-olah mau pecah, sehingga menekan-nekan kepala dengan kedua tangan, tidak dapat tidur.

2 Maret 2005 (Rabu) Pada waktu siang, demam dan batuk, sangat menderita, hampir tidak dapat bernafas, kepala seolah-olah mau pecah. Pada waktu petang, pergi ke rumah sakit untuk menebus obat batuk.

7 Maret 2005 (Senin) Tanggal yang dijadwalkan untuk masuk ke rumah sakit, namun ditangguhkan karena tidak ada ranjang kosong di rumah sakit.

10 Maret 2005 (Kamis) Diberitahukan oleh pihak rumah sakit agar segera masuk ke rumah sakit pada hari berikutnya, yaitu 11 Maret (Jumat) 1:30 petang, akan dipersiapkan untuk menjalani operasi.

11 Maret 2005 (Jumat) Masuk rumah sakit. Menerima pemindaian sinar-X bagian dada, menjalani elektrokardiogram dan tes darah.

12 Maret 2005 (Sabtu) Dokter menerangkan materi diagnosis dan upaya untuk merawatnya ke anggota keluarga dan menjelaskan hasil rontgen.

13 Maret 2005 (Minggu) Suhu tubuh, denyut nadi dan tekanan darah mulai normal.

14 Maret 2005 (Senin) Pemeriksaan otak dan hasilnya cukup baik.

15 Maret 2005 (Selasa) Pemeriksaan bagian perut dan hasilnya cukup baik.

16 Maret 2005 (Rabu) Menjalani pemeriksaan dengan Positron Emission tomography (PET). PET merupakan peralatan medis diagnotik yang tercanggih dan terbaru untuk diagnosa kanker. Dapat menemukan kanker dan perubahan patologi yang tersebar ke seluruh badan. Merupakan pemeriksaan yang dapat membantu pemilihan cara pengobatan yang paling sesuai. Ambil darah → istirahat → berbaring telentang (6 lokasi diatur dengan pita mesin) → berputar sambil merekam selama 20 menit → istirahat → perekaman selama 3 jam (pemeriksaan yang sangat meletihkan).

17 Maret 2005 (Kamis) Menjalani pemindaian sinar-X bagian dada. Pemeriksaan tulang (pemeriksaan sintilasi gallium) selama 3 jam.

Pada waktu petang, dokter berada di sisi saya mencondongkan kepalanya ke depan dan berkata: "Sangat aneh! " Saya bertanya: "Dokter, apa yang aneh?" Dokter berkata: "Tuan Matsufuji, sangat aneh. Kanker yang dilihat dari hasil dulu sudah hilang. Ini mustahil!"

Kemudian ia mencondongkan kepalanya lagi dan berkata: "Sudah pulih tanpa menggunakan bahan antikanker, sangat menakjubkan! Tangguhkan pemeriksaan bronkus, buat pemeriksaan urologi," katanya sambil keluar. Setelah itu, perawat masuk dan berkata: "Tuan Matsufuji, penyakit Anda sudah pulih, apa telah terjadi? Tujuh dokter ingin bertemu malam ini, rupanya ingin mendiskusikan kasus ini."

Dari hari menerima 'pemberitahuan kanker' sampai kini benar-benar satu bulan. Saya tidak ingin mengarungi penderitaan operasi, saya juga tidak ingin menjalani kehidupan yang sakit-sakitan. Bila mengenang kembali waktu saya diberitahu kanker satu bulan sebelumnya, saya berpikir tentang begitu banyak hal yang belum saya buat, banyak hasrat yang belum tercapai. Saya juga masih muda.

Saya tidak ingin coba-coba ketika memutuskan untuk mengkonsumsi Super Lutein. Oleh itu, saya mulai minum Super Lutein dengan serius. Saya minum 2 kapsul Super Lutein setiap dua jam, setiap hari, tidak kurang satu kali pun, secara berkelanjutan. Saat saya masuk rumah sakit, saya tetap minum Super Lutein secara berkelanjutan, tidak pernah lupa sekalipun secara terus-menerus selama satu bulan.

18 Maret 2005 (Jumat) Menjalankan pemeriksaan prostat di bagian urologi

19 Maret 2005 (Sabtu) Hari ini saya sangat bersemangat, tidak ada gejolak emosi. Suhu badan, denyut nadi dan tekanan darah normal. Pada hari siangnya, dokter memberikan penjelasan kepada saya dan keluarga dengan membandingkan foto sinar-X yang diambil saat saya masuk rumah sakit dan foto yang diambil sekarang. Semua bayangan sudah hilang! Dan jantung saya pun sudah pulih ke ukuran yang semula. Saya diperbolehkan untuk keluar rumah sakit karena sudah pulih sepenuhnya.

22 Maret 2005 (Selasa) Dokter dari Saiseikai Hospital mengirimkan sepucuk surat kepada dokter di rumah sakit asal. Dokter dari rumah sakit asal berkata: "Meskipun tidak memberitahukan kepada pasien, hasil diagnosa di rumah sakit kami menunjukkan tanda-tanda cardiomegaly (jantung bengkak), detak jantung tidak teratur, air berkumpul di paru-paru dan bayangan terdeteksi. Ada indikasi kanker titik terminal. Operasi sulit dan peluang pemulihan tidak tinggi, dan sulit kembali ke kehidupan normal. Pasien yang saya rasa tidak dapat pulih dan keluar rumah sakit, sekarang diberitahukan berita yang begitu baik, ini sangat menakjubkan!"

"Kali ini saya telah mengenali penyakit sekarat. Saya ingin berterima kasih kepada banyak sahabat & kerabat yang telah membantu saya. Karena dorongan dan dukungan mereka, saya telah sehat kembali. Karena dukungan doa dari semua orang, saya dapat pulih sepenuhnya. Ini adalah pengalaman pribadi saya yang sebenarnya, oleh karena itu, saya sangat bersyukur sekali. Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua orang."

1 komentar: